Cara Merawat Helm Yang Baik

Biar Awet, Ini Cara Merawat Helm Yang Baik

Biar Awet, Ini Cara Merawat Helm Yang Baik,,, Pada dasarnya, helm menjadi perangkat keselamatan utama saat berkendara. Namun, sedikit jika ada yang tahu bahwa helm juga membutuhkan perawatan khusus. Perawatan berkala akan menjaga helm Anda tetap segar.

Helm merupakan perangkat yang sangat penting bagi pengguna sepeda motor. Pertahanan ini akan melindungi pengendara saat mengenakan dan juga meningkatkan tampilan atau nuansa saat mengenakannya.

Apalagi perawatan helm agar awet membutuhkan ketelitian dalam perawatan helm sehari-hari. Cara merawat helm yang baik tentunya akan menjaga kekuatan dan keawetan helm, karena itu standar keselamatan akan diperhatikan saat dipakai.

Berdasarkan hukum Indonesia, 2009 UU No. 22, Pasal 57 para. 1 dan 2, setiap kendaraan yang digunakan di jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan bermotor (1) perlengkapan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk sepeda motor berupa Helm Standar Nasional Indonesia (2). Dalam seni. 106 poin. UU 8 juga menyatakan bahwa setiap orang yang memakai sepeda motor dan penumpang sepeda motor wajib memakai helm.

Jenis helm tidak boleh digunakan sama sekali, tetapi harus digunakan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Ini adalah ukuran kelayakan keselamatan berkendara. Oleh karena itu, ini bukan hanya helm yang keren, tetapi juga sangat penting bagaimana cara merawat helm agar tahan lama.

Ada beberapa langkah yang dibagikan untuk merawat helm agar bisa leabih awet, langkah-langkah tersebut di bagikan oleh : Home Dealer Yamaha dan Astra Honda Motor.

Mengingat pentingnya helm bagi pemilik sepeda motor, berikut 4 langkah yang diberikan oleh Home Dealer Yamaha tentang cara merawat helm bagi pengendara, yaitu :

1. Jangan memakai helm sembarangan

Jangan Pakai Helm Sembarangan

Gunakan soket helm saat parkir untuk menghindari panas atau sinar matahari langsung. Hindari menempatkan helm di cermin untuk mengurangi risiko helm robek saat jatuh.
Anda dapat menyimpan helm di cover lalu membawanya, atau memakai helm dengan menempelkannya di jok sepeda motor dan memasukkannya ke dalam boot sepeda untuk selalu melindungi helm dari hujan atau orang yang ingin mencurinya.

BACA JUGA:  10 Perusahaan Asuransi Mobil All Risk Terbaik Di Indonesia

Bagi yang tidak menggunakan helm dalam waktu lama sebaiknya menyimpan helm di tempat yang rapi. Anda dapat menutupi kanvas atau membungkusnya. Hal ini dilakukan agar debu tidak menempel bahkan laba-laba tidak terbang ke dalamnya untuk membuat sarang.

2. Hindari memakai helm saat rambut Anda basah

Pakai helm saat rambut basah

Banyak dari kita yang menggunakan helm setelah mandi dan mencuci rambut, terutama saat berangkat kerja di pagi hari atau saat sedang terburu-buru.
Anda harus mulai menghilangkan kecanduan. Jika Anda memiliki rambut basah, bagian dalam helm akan lebih cepat berbau dan menua.
Apalagi jika menggunakan lipstik atau minyak rambut, bagian dalam helm menjadi sangat lengket dan helm yang tahan lama baunya tidak sedap.

3. Cuci helm minimal sebulan sekali

cuci helm

Helm sehari-hari sangat sensitif terhadap bau. Oleh karena itu, cucilah helm Anda secara rutin sebulan sekali. Namun intensitas cuci helm setiap bulannya bukan merupakan indikasi wajib, tentunya bisa disesuaikan dengan rutinitas pemakaian dan kondisi helm.
Jika Anda merasa helm itu baunya tidak enak dalam dua minggu dan Anda perlu mencucinya, segera cuci.

4. Perhatikan cara mencuci helm yang benar

Mencuci helm tentunya tidak bisa diabaikan, karena helm terdiri dari beberapa bagian yang terbuat dari bahan yang berbeda. Inilah sebabnya mengapa setiap bagian membutuhkan perawatan khusus jika Anda ingin helm Anda bertahan lebih lama. Jika tidak ingin mempersulit cuci helm, saat ini cuci helm sudah banyak tersedia.

Berikutnya ada 12 cara merawat helm agar awet ini dibagikan oleh manajer keselamatan berkendara di Astra Honda Motor (AHM), yaitu :

1. Bersihkan lapisan pelindung

Langkah awal ini sangat diperlukan untuk menjaga helm agar awet. Mengingat lapisan luar helm yang selalu terkena debu dan kotoran.
Lapisan luar helm yang terkena kotoran, debu atau hujan dapat dibersihkan dengan kain microfiber atau kain serat lembut untuk mencegah goresan. Jangan lupa gunakan sampo atau sabun khusus yang akan dengan mudah menghilangkan kotoran dari helm. Lagi pula, helm itu terlihat seperti baru.

Pembersihan eksterior helm atau membran helm juga membutuhkan pembersihan yang cermat agar tidak muncul retakan. Ingatlah bahwa struktur helm yang paling kuat adalah lapisan luarnya. Oleh karena itu perlu perawatan yang cermat terhadap helm agar awet.

BACA JUGA:  Cara Mengamankan Keuangan Ala Kakeibo Dari Jepang !!!

2. Pembersih kaca

Berhati-hatilah untuk tidak menggunakan pembersih kaca untuk membersihkan helm. Hal ini harus dihindari agar helm awet.
Polycarbonate sangat sensitif terhadap amonia yang terkandung dalam pembersih kaca. Jika terlalu sering dibuka, kecerahan helm akan berkurang. Tentu tidak seperti baru.

3. Gunakan kapas

Cleanser mungil ini ternyata sangat serbaguna, bisa jadi salah satu cara merawat helm kamu agar awet. Gunakan kapas untuk membersihkan bagian helm yang sulit dijangkau, seperti lubang ventilasi. Hal ini berguna untuk memperlancar sirkulasi udara di dalam helm.

4. Jangan membasahi lapisan polystyrene

Hindari membilas lapisan tengah dengan air, karena ini dapat mengurangi tingkat kekuatan menenangkan, mengurangi daya rekat polistiren atau busa. Mengeluarkan pakaian selam Anda dari air adalah trik perawatan helm agar tahan lama.
Selain itu, hal ini dapat menyebabkan terjadinya moulding jika proses pengeringan tidak dilakukan secara maksimal. Tentu saja, kekuatan busa yang buruk menyebabkan helm cepat rusak

5. Lepaskan peredam kejut yang dibongkar

Beberapa model helm dilengkapi dengan peredam kejut busa yang dapat dilepas. Tentunya hal ini memudahkan pemilik helm untuk merawat helmnya sekaligus menjaga keawetannya.
Lepaskan semua bagian busa helm untuk pengisian nanti. Alangkah baiknya jika impregnasi dilakukan melalui deterjen agar kotoran cepat hilang.
Cuci dengan lembut atau pijat dengan tangan, hindari menggunakan sikat karena dapat merusak baju. Bilas sebelum dibersihkan, lalu peras dan keringkan. Jangan menggunakan pemanas karena ini bukan cara merawat helm Anda agar awet. Panas yang berlebihan akan memperburuk kualitas busa.

6. Sampo untuk helm permanen

Namun, masih ada helm yang seluruh bagiannya terpasang permanen. Cara merawat helm agar awet jika bisa menggunakan air hangat dan sampo atau sabun khusus agar helm awet.

Masukkan helm pada posisi bekas (jangan dibalik). Sementara itu, buka visor (tanpa melepasnya) dan pijat lapisan dalam dengan jari Anda.
Setelah beberapa menit, lepaskan helm dan bilas sampai tidak ada sisa sampo atau sabun. Tekan perlahan busa helm untuk menghilangkan sisa air untuk mempercepat proses pengeringan.

7. Lumasi braket pengunjung

Tidak jarang helm yang digunakan secara rutin mengalami masalah pada penutup atau pengait kacanya. Terkadang sulit untuk membuka atau menutup. Pelumasan merupakan solusi untuk merawat helm anda agar lebih awet.

Langkahnya sederhana, lumasi penutup helm dengan gemuk helm atau baby oil. Berkat ini, kaca helm terbuka dan tertutup dengan lancar.

BACA JUGA:  Apakah Mungkin Membuat Stiker WA Bergerak Tanpa Bantuan Aplikasi?

8. Tutupi helm dengan mesin cuci

Setelah membersihkan helm, tutupi dengan lapisan khusus, misalnya silikon cair. Cara ini menjaga kilap helm dan dapat menjaga kualitas pewarna pada helm. Secara tidak langsung melindungi lapisan luar helm. Langkah ini merupakan cara untuk menjaga helm Anda agar awet dan berkilau.

9. Gunakan topi

Bagi pecinta kebersihan, topi adalah solusinya, sehingga kotoran di kepala tidak mudah menempel di helm. Selain itu, untuk mengurangi jumlah keringat yang diserap oleh liner atau liner, gunakan liner atau cup helm. Jadi cara merawat helm agar awet tetap bisa dilakukan saat memakai jilbab.

10. Setelah digunakan

Dianjurkan untuk meletakkan helm di luar dan mengeringkannya setelah memakainya. Langkah ini merupakan cara yang efektif untuk merawat helm Anda agar lebih awet. Jangan memasukkan helm ke dalam tas setelah digunakan. Kondisi helm yang lembap menimbulkan bau tidak sedap yang berujung pada pembentukan jamur.

11. Perlakuan khusus untuk membersihkan kaca helm

Kaca helm melindungi bidang pandang pengendara dari berbagai bahaya saat melaju di depan. Oleh karena itu perlu pengolahan khusus pada helm agar tahan lama. Simpan helm di tempat yang aman atau jauh dari benda yang dapat menggoresnya. Jika disimpan dalam waktu lama, jangan lupa untuk menggunakan sarang helm. Simpan helm di tempat helm di tempat umum atau di mall.

Usahakan helm agar tidak sering terkena sinar matahari. Sinar matahari yang berlebihan dapat dengan cepat menyumbat kaca helm. Sama halnya dengan menyimpannya di tempat yang lembab. Jika tergores atau kaca depan keruh karena masa pakainya yang lama (rata-rata tiga sampai lima tahun), segera ganti dengan yang baru.

12. Bersihkan secara teratur

Bersihkan kaca helm secara berkala dengan kain lembut. Jika Anda melihat kotoran, bersihkan terlebih dahulu dengan disinfektan tangan, cairan pencuci piring atau jika itu adalah pembersih kaca. Tips ini harus diikuti untuk perawatan helm agar awet.

Pilih helm yang keren dan aman

Dengan dirilisnya liputan6.com, kami memiliki beberapa tips untuk memilih helm yang aman dan terlihat bagus. Berdasarkan spesiesnya, ada dua jenis helm, yaitu helm full face dan helm tipe terbuka.
Sementara setiap jenis helm memiliki kelebihan dan kekurangannya, ada beberapa faktor penting yang harus dipertimbangkan pengendara ketika memilih topi dan ukuran adalah salah satunya. Cara merawat helm agar awet, kedua jenis helm ini juga berbeda.

1. Hindari helm sepeda motor yang terlalu sempit

Helm sepeda motor yang sangat sempit dapat menyebabkan pengendara merasakan tekanan busa di sisi kanan dan kiri. Periksa helm selama 30 detik sebelum membeli. Jika pelipis sakit, helmnya terlalu sempit.

2. Perhatikan lampiran helm

Perhatikan tali helm yang melingkar di leher. Agar aman, tali pengikat tidak boleh mudah dilepas dan tidak boleh dilepas saat membuka helm. Untuk penggunaan sehari-hari jangan lupa sertifikat SNI dengan logo yang terukir di helm.
Jika pengendara sangat ingin menggunakan helm yang terlalu sempit untuk dipakai, hal ini tentu bisa menjadi masalah karena menyebabkan sakit kepala karena terlalu ketat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *